<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-10825104</id><updated>2011-08-01T16:04:28.511+07:00</updated><title type='text'>kauselaludihatiku</title><subtitle type='html'>apa yang terkirim dari-Nya; orang-orang terbaik dan tercinta, yang mengkhianati, jalan hidup, saat-saat sulit, kebahagiaan, dan semua yang menghampiri dalam hidupku, hingga ke hal-hal yang remah, adalah nikmat untuk dikenang, diresapi, dihayati, dan ditangkap moment-moment puitiknya; untuk disimpan dalam hati. untuk segala itu; kauselaludihatiku.</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://kauselaludihatiku.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10825104/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kauselaludihatiku.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>jeppe</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00327387583460342550</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_BAPHsbgFfNI/S_JFdDTovTI/AAAAAAAAAA0/WBX3lQjlS4Y/S220/foto+profil+jepe.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>24</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10825104.post-4454445781818812472</id><published>2011-08-01T16:03:00.000+07:00</published><updated>2011-08-01T16:04:28.074+07:00</updated><title type='text'>Kepergian Gatan</title><content type='html'>Jumat, pagi pukul enam seperempat, berita dari Pak RT membuatku terperanjat.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;“Pak Jepe, Gatan, putra kedua Pak Gatot barusan meninggal. Mohon bantuannya menyiapkan pengurusan jenazah. Saya mau urus surat kematian ke Pak RW”.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Spontan aku beristirja (mengucap innalillaahi wainnailayhi rojiun), lalu, tanpa sempat membuka gerbang dan meyilakan Pak RT masuk halaman, aku bertanya; “Meninggal karena apa Pak?”.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;“Belum jelas Pak, diagnosa dokter sih kemungkinan DBD”, jawabnya seperti bergegas, dan segera mengucap salam.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Aku masih terdiam¬, membayangkan Gatan, anak licah berusia empat tahun, baru saja meninggal. Berkelebat bayangan dalam ingatan, saat bocah lucu itu di jalan konblok komplek  bermain mobil-mobilan. Ah, usia memang rahasia Tuhan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;---&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Hanya sempat cuci muka, dan mengabarkan kabar duka ini kepada ummi yang tengah menyiapkan sarapan, aku langsung menuju rumah Pak Gatot. Sudah terlihat beberapa warga di rumah itu. Beberapa diantaranya ibu-ibu sedang menenangkan ibunda Gatan. Pak Ronald, yang masih gemetar karena tadi pagi memangku tubuh Gatan yang  sudah kaku ke klinik Assalam, tampak sigap menyiapkan beberapa persiapan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;“Kita beli kertas kuning untuk bendera tanda duka”, katanya mengajakku. Aku mengiyakan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Pak Purwa yang sudah rapi hendak pergi kerja, tak ketinggalan ikut sibuk menyiapkan prosesi pemulasaraan. “Kita perlu tenda untuk pelayat, juga untuk bilik memandikan jenazah”, katanya memberi arahan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Semua sibuk, saling membantu, saling menyiapkan berbagai keperluan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Pak Oki cekatan mengeluarkan kursi-kursi untuk tempat duduk tamu pelayat. Pak Bambang menyiapkan selang untuk menyalurkan air dari rumahnya. Pak Nardi, Pak Hari, Pak Ferry, Pak Imam, dan Pak Purba membentangkan terpal untuk dijadikan bilik pemandian. Ibu-ibu menggelar tikar, lalu mengaji ayat-ayat A Qur’an. Bu Syahruddin menyiapkan masakan untuk sarapan di beranda rumah Pak Ronald. Semua berjibaku, tanpa diminta dan tanpa saling menunggu. Semua lebur untuk satu kebersamaan, tanpa ada sekat perbedaan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Beranjak siang, beberapa warga pamit karena tak mungkin meninggalkan pekerjaan kantor. Beberapa lainnya, memilih ijin atau cuti kerja. Semua saling memahami masing-masing kepentingan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Setelah proses pemulasaraan selesai, kemudian dilanjutkan dengan mensholatkan jenazah dengan diimami Pak Purwa. Sesaat kemudian ambulans datang, untuk segera mengantarkan jenazah Gatan ke Purwakarta.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Iring-iringan pengantar jenazah pun meninggalkan Corundum, diiringi dengan tatapan warga yang berkaca-kaca. Dari balik kemudi mobil, aku menoleh ke belakang. Sesuatu tercekat di tenggerokan, ketika Zaki, sahabat Gatan, menangis dan berteriak “Aku ingin ikut Gataaaaannn!!!”.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;---&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Di Purwakarta, Gatan dimakamkan di samping makam uyutnya yang masih bertanah merah dan dengan taburan kembang setaman. Semua larut dalam duka kesedihan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Pulang dari pemakaman, saat istirahat sejenak sebelum kembali ke Bekasi, aku berbicara dengan nenek Gatan. Ia sangat terpukul sekali, ia bahkan bertanya, kanapa tidak ia saja yang telah lanjut usia yang dipanggil Tuhan. Ia sedih karena sang cucu belum puas mereguk kehidupan. Aku, hanya membisu, hanya mencoba memahami perasaan seorang nenek, ibu dari seorang ibu yang ditinggalkan buah hatinya. Yang bahkan rela jika harus menggantikan hal-hal pahit yang dialami orang-orang yang dicintainya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Di lain kesempatan, dengan berbisik Pak Ronald berujar kepadaku; “Itulah seorang ibu, selalu ada cinta buat anak-anaknya. Saya masih ingat ketika mendiang kakak perempuan saya wafat. Ibu saya, yang dalam beberapa hal dengan almarhum pernah berselisih paham, adalah orang yang sangat-sangat terpukul dan kehilangan”.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Ah, lagi-lagi aku makin percaya, seorang ibu memang memiliki cinta yang tak terbantahkan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;---&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Pulang ke Bekasi, sepanjang perjalanan aku mendengar ibunda Gatan masih saja terisak menangis. Lamat-lamat aku mendengarnya terbata kerap berucap, “Kenapa Dede gak ikut pulang? Kenapa Dede kita tinggalkan?”.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Untuk kesekain kalinya, aku tak menyangsikan lagi, betapa kasih ibu sepanjang jalan. Selama hayat dikandung badan…&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[Teruntuk Gatan. Kepergiannya membuka mata dan hati, bahwa kami yang ditinggalkan, akan selalu bersama saling menjaga. Dan untuk para ibu yang tak pernah kehabisan mencurahkan cinta]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10825104-4454445781818812472?l=kauselaludihatiku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kauselaludihatiku.blogspot.com/feeds/4454445781818812472/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10825104&amp;postID=4454445781818812472' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10825104/posts/default/4454445781818812472'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10825104/posts/default/4454445781818812472'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kauselaludihatiku.blogspot.com/2011/08/kepergian-gatan.html' title='Kepergian Gatan'/><author><name>jeppe</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00327387583460342550</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_BAPHsbgFfNI/S_JFdDTovTI/AAAAAAAAAA0/WBX3lQjlS4Y/S220/foto+profil+jepe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10825104.post-571277269532310932</id><published>2010-10-18T14:06:00.002+07:00</published><updated>2010-10-18T14:10:48.972+07:00</updated><title type='text'>Bermimpi DiundangNya</title><content type='html'>masih selalu terekam di benak sebuah tebak-tebakan waktu kecil  ; "naik apa yang enggak bisa turun ?" dengan terkekeh pasti jawabannya; "naik haji !".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi kaum mukmin, naik haji lebih dari sekedar ritual ibadah, bisa jadi ia adalah sebuah kerinduan, sekaligus sebuah panggilan untuk melengkapkan rukun islam.Berhaji bukan sekedar berkumpul di Masjidil Haram, mengitari Ka'bah, atau melempar jumrah di padang arofah. Naik haji bukan saja sebuah perjalanan fisik melintasi benua, menyeberangi samudara luas semata. Naik haji bukan sekedar menabung keping demi keping rupiah sehingga terkumpul sejumlah nominal yang bisa ditukarkan dengan ONH. Naik haji lebih dari sekedar itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi yang belum pernah, naik haji adalah kerinduan. dan bagi mereka yang di depan namanya sudah berhak ditulis huruf capital "H", naik haji juga sebuah kerinduan untuk datang lagi ke baitullaah. beberap orang yang sudah naik haji bilang, mekkah selalu dirindukan untuk kembali diziarahi. ada magnet luar biasa yang membuat seseorang selalu ingin kembali datang ke sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buat sebagian yang beruntung, mereka bisa bolak-balik tiap tahun untuk naik haji. Akan tetapi buat yang tidak beruntung, haji bisa jadi cuma impian yang nyaris mustahil jadi kenyataan. Besarnya keinginan dan kerinduan untuk naik haji, terkadang terhalang oleh besarnya ONH yang harus ditebus. Menabung menjadi andalan, tapi entah untuk berapa tahun agar bisa pundi-pundinya penuh dan bisa mengantar berangkat ke tanah suci. Buat yang kurang beruntung, cukup hanya dengan menggantungkan poster masjidil haram di ruang tamu, atau mushola mungil di rumah, sambil berhayal suatu saat bisa jadi tamu Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat pemberangkatan naik haji, banyak orang yang pergi mengantar. Entah itu cuma sampai alun-alun kabupaten, sampai asrama haji, atau sampai ke gate departure bandara, dan memandangi rombongan jamaan terbang bersama burung besi raksasa. Terkadang barang bawaan mereka yang mengantar jamaah berangkat haji, sama banyaknya dengan bekal bawaan calon haji itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu ketika, di suatu musim haji, ada tetangga di Majalengka ada yang berangkat ke tanah suci. Persiapan keberangkatannya, rame luar biasa. Dari mulai ngaji yasinan, keluar masuk tamu yang ngasih doa restu, sampe pemberangkatan ke pondok gede. Beberapa pengantar yang telah berusia tua, tampak siap-siap dengan bekalnya. Ada rantang, ada termos air, kue-kue kering, lontong, telor asin, dan segala kudapan lainnya. Bagi yang ikut sampe asrama haji, mereka juga udah menyiapkan obat anti mabuk perjalanan, minyak angin, dan kipas dari bambu sebagai air conditioner di jalan. Semua disiapkan dengan cermat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tergelitik, aku mencoba bertanya kepada mereka, apa sih motivasi nganterin ke asrama haji? Toh banyak pihak yang sudah siap sedia dengan segala panitia dan posko haji. Jadi kenapa harus repot-repot nganter mereke ke sana ?&lt;br /&gt;Lalu, bibir lugu mereka memberi jawaban sederhana: &lt;span style="font-style:italic;"&gt;“Anggap saja kami yang pergi ke sana. karena kami begitu merindukan untuk bisa sampai ke Mekkah.”&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah, keterbatasan mereka yang membuat sedemikian menganalogikan bahwa mengantar jamaah haji aaja adalah sebuah perjalanan yang mampu memenuhi kerinduan mereka. Mereka yang secara materi tidak beruntung mampu membayar ONH, ternyata memiliki semangat luar biasa untuk bisa naek haji. Mereka juga bilang, siapa tahu Alloh SWT mencatat pahala mengantar jemaah haji, akan sama dengan pahala naik haji itu sendiri. Mereka berharap para jamaah juga menyampaikan doa-doa para pengantar di Ka'bah kelak. Mereka mungkin menganggap jamaah haji itu sebagai utusan, sebagai kurir doa, karena mereka tak mampu menempuh perjalanan itu sendiri. Dan mereka berharap, siapa tahu tahun depan, atau entah kapan, mereka bisa memenuhi undangan Allah tersebut...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku hanya diam, dan lambat laun merindukan hal yang sama, disambutNya di Baitulloh sebagai tamu Alloh SWT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Labbaik kala Allahumma Labbaik....&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10825104-571277269532310932?l=kauselaludihatiku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kauselaludihatiku.blogspot.com/feeds/571277269532310932/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10825104&amp;postID=571277269532310932' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10825104/posts/default/571277269532310932'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10825104/posts/default/571277269532310932'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kauselaludihatiku.blogspot.com/2010/10/bermimpi-diundangnya.html' title='Bermimpi DiundangNya'/><author><name>jeppe</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00327387583460342550</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_BAPHsbgFfNI/S_JFdDTovTI/AAAAAAAAAA0/WBX3lQjlS4Y/S220/foto+profil+jepe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10825104.post-4816476474179271387</id><published>2010-06-08T13:51:00.002+07:00</published><updated>2010-06-08T13:53:48.633+07:00</updated><title type='text'>LANTAK</title><content type='html'>Ruangan  itu lengang. Tak ada siapa pun, juga pemilik kursi bersandaran kepala itu. Dua  buah danish croissant sebesar kepalan tangan, masih belum tersentuh di atas meja. Cangkir bergambar  bunga, tak lagi mengepulkan asap aroma kopi, sepertinya belum sempat diminum dari sejak diseduhkan office boy tadi pagi. Laptop putih mutiara dibiarkan hidup, hanya lampu LED indicator battere berwarna hijau toska, berkedip. Dari speaker Harman Kardon-nya, terdengar lirih lagu Dealova yang sepertinya diputar berulang-ulang. Televisi empat belas inch di sudut ruangan sedari tadi masih hangat memberitakan, Jakarta pagi ini kembali diguncang teror bom.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agak kaget ketika Lilik, sekretaris Corporate Communication, memintaku untuk menghadap Mbak Dian--demikian ia lebih suka dipanggil, ketimbang panggilan “Bu” atau bahkan “Boss”—di ruangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Pe, ada berita bagus, kita dapet hak siar MU maen di Jakarta. Kayaknya kamu harus siap-siap sibuk”, wanita grand manager berwajah teduh itu mengabarkan penuh binar di bola matanya. Aku tak kalah kagetnya. MU? Klub juara Liga Inggris, juga juara dunia itu, akan maen di Jakarta? Benakku lalu penuh warna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kita mungkin dapat hak siar seluruh rangkaian kegiatan MU selama di Jakarta. Dari penyambutan di Bandara, training session, meet and greet, charity ceremonial, dan tentunya, siaran eksklusif pertandingan langsungnya. Tolong kamu siapkan hal-hal yang berkaitan dengan promosinya. Termasuk budget, jika kamu perlu shooting untuk keperluan promosi. Kita punya waktu dua bulan. Kamu bikin yang bagus. Aku percaya sama kamu, Pe”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Baik, Mbak..” jawabku singkat. Seluruh kata masih tercekat oleh kekagetan berita Si Setan Merah itu. Juga kegamangan akan tanggung jawab atas kepercayaan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Oke, untuk awal, bikin dulu promo teaser. Kamu pilihin footages-nya dari stockshoot BPL yang kita punya. Tampilin yang hebat-hebat, seperti Ronaldo, Rooney, Giggs, atau siapa aja lah…”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tapi, Mbak, Ronaldo masih dalam proses negosiasi transfer ke Madrid. Kalo jadi pindah sebelum mereka tour ke Jakarta, kayaknya Ronaldo udah gak di MU lagi…”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Gak apa-apa kamu siapin aja dulu, kalo memang Ronaldo pergi, tinggal take out aja footage dia”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Baik, Mbak, segera saya kerjakan” jawabku seperti memberi isyarat untuk segera pamit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sekali lagi Pe, Aku percayakan ke kamu. Makasih ya…”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tak menjawabnya, hanya tersenyum. Senang karena harus mengerjakan sesuatu yang memang sangat aku suka kerjakan. Terlebih, mendapat kepercayaan dari atasan sedemikian besarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari-hari berikutnya adalah hari-hari penuh kerja keras. Juga keriangan.  Meski beberapa malam dilewatkan dengan begadang, tak juga menjadi halangan dan sesuatu yang harus dikeluhkan. Graphic Designer dan Video Editor bahu-membahu mengerjakan hal-hal untuk keperluan promo on-air dan off air. Divisi off-air event dan public relations juga tak kalah sibuk menyiapkan press conference di beberapa venue di berbagai kota, dan itu tak membuat mereka lantas kehilangan gairah dan energi. Semua bekerja penuh riang dan dedikasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai sebuah brand internasional, MU memiliki pattern dan regulasi yang sangat ketat. Meski membuat ribet dan pusing, semua mahfum dan mesti menghormati. Berbagai kendala yang berkaitan dengan copyright, kerap menjadi sandungan dan benar-benar merepotkan. Tapi, semua berjalan dengan lancar dan menyenangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Pe, LOC minta kita gak pake footages dari Liga Inggris yang kita punya. Berarti semua promo on air kita harus diturunin dulu. Besok mereka kirim kaset footages yang mereka punya. Kita ngikut aja lah”, pada H-23 Mbak Dian memberi arahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Revisi dilakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Pe, mereka minta, official sponsor ditampilin logo-logonya. Kamu bikin kecil aja lah, yang penting kelihatan. Toh promo on air ini gak ada charge-nya alias gratisan”, Mbak Dian, enam hari berikutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Revisi kembali berulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Press con di MU café kayaknya bakal dihadiri banyak wartawan olahraga. Kita bikin yang special, supaya feedbacknya juga optimal. Bikin VT yang bagus ya, bikin seolah-olah event ini yang terhebat dalam sejarah sepakbola negeri kita. Pasti wartawan itu menulis yang sama hebatnya di koran mereka. Artinya promosi kita punya penetrasi yang maksimal”, masih dengan energi yang sama, Mbak Dian menyemangati semua pasukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua bekerja, seperti rangkaian komponen mekanik yang saling berkaitan dan berkontribusi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Surabaya kita bikin merah! Kita bikin acara nonton bareng di sana. Kita hibur penggila sepakbola Surabaya supaya gak kecewa karena gak bisa menonton langsung ke Jakarta. Bikin yang menarik dan menghibur. Kabarkan acara ini secepatnya dengan promo on air. Full graphic aja, gak apa-apa!” Mbak Dian mengeluarkan strategi beberapa hari menjelang pertandingan digelar. Amunisi lain yang mungkin sangat berharga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak ada energi yang terbuang percuma. Semangat semakin meninggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti menyambut tamu besar, semua persiapan matang dikerjakan. Ada beratus, bahkan beribu orang yang telibat di event ini. Sisi komersial dan olahraga saling bergandeng tangan. Inilah industri tontonan mutakhir. Olahraga tak melulu hanya orang bersimbah peluh di lapangan. Tapi kini menjelma menjadi mesin pencetak uang. Juga hiburan bagi jutaan penggemar yang mengelu-elukannya. Olahraga yang mempersatukan hati jutaan orang. Olahraga yang menghidupi banyak kepentingan. Olahraga yang memupus sekat-sekat perbedaan. Semua lebur dalam satu kegembiraan. Kerinduan menyaksikan sang klub juara dunia, bertarung dengan pemain-pemain terbaik pilihan public Indonesia. Dan hari yang dinanti itu, tinggal menghitung jari saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; ---&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jumat, 17 Juli 2009, empat hari menjelang pertarungan yang dinanti itu, pagi jam 07.47 WIB, Mega Kuningan diguncang ledakan dahsyat mematikan. Hotel megah itu meradang. Selang sepuluh menit berikutnya, hotel yang sama megahnya, di area yang sama, diguncang ledakan yang tak kalah hebatnya. Puluhan terkulai layu dengan tubuh tercabik. Jiwa-jiwa melayang di tempat, juga di rumah sakit beberapa saat setelah korban itu dievakuasi. Hotel tempat kelak bintang-bintang dari Manchester menginap itu, dilukai oleh bom bunuh diri. Sebuah pesan singkat pada dunia seketika terkirim, negeri yang ramah-tamah ini, tak aman untuk dikunjungi. Apalagi berpesta sepakbola bagi pemain-pemain terbaik dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gugup dan gemetar aku memasuki ruang kerja. Bagaimana nasib event yang sudah kita persiapkan dua bulan sebelumnya? Berkelebat bayangan riuh tribun Stadion Senayan yang bergetar hebat oleh nyanyian “Garuda di Dadaku” dari lebih tujuh puluh ribu penontonnya. Juga masih kental bayangan berfoto bareng dengan beberapa pemain pujaan. Betapa jarak yang sangat dekat dengan mereka, bukan sekedar gambar hidup di layar televisi. Aku tak sanggup lagi memimpikannya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku memasuki ruangan GM Corcomm sendirian. Tak mendapati siapapun. Lengang. Hanya televisi empat belas inch yang mengabarkan berita hangat pengeboman itu. Juga lagu lirih Dealova dari laptop putih mutiara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku hanya merasakan, hati pemilik ruangan ini pasti sedang gundah. Sedih. Sesedih menatap korban yang bergeletakan. Juga keluarga yang ditinggalkan. Wanita berparas lembut itu pasti kini sedang murung menanti ketidakpastian, hingga pagi ini ia tak sempat menikmati kopi dan Danish croissant kesukaannya. Petaka ini benar-benar akan menghancurkan segalanya. Hancur benar-benar. Lantak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;**mengenang kesibukan--yang riang gembira--setahun lalu.. Kita Tidak Takut !!**&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10825104-4816476474179271387?l=kauselaludihatiku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kauselaludihatiku.blogspot.com/feeds/4816476474179271387/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10825104&amp;postID=4816476474179271387' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10825104/posts/default/4816476474179271387'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10825104/posts/default/4816476474179271387'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kauselaludihatiku.blogspot.com/2010/06/lantak.html' title='LANTAK'/><author><name>jeppe</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00327387583460342550</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_BAPHsbgFfNI/S_JFdDTovTI/AAAAAAAAAA0/WBX3lQjlS4Y/S220/foto+profil+jepe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10825104.post-5355182356528946314</id><published>2010-05-04T12:30:00.001+07:00</published><updated>2010-05-04T12:33:04.467+07:00</updated><title type='text'>in every single hole</title><content type='html'>"Siapa menabur benih, ia akan menuai buahnya..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Negeri ini teramat bersahabat bagi berbagai jenis&lt;br /&gt;tanaman. tanahnya yang rata-rata subur, memberi banyak&lt;br /&gt;peluang hidup dan berbuah meruah bagi ribuan, bahkan&lt;br /&gt;ratusan ribu spesies tetumbuhan di negeri indah ini.&lt;br /&gt;Tanah air ini memberi penghidupan bagi mereka yang ulet&lt;br /&gt;bertani, bercocok tanam, dan membuka ladang dengan&lt;br /&gt;penuh kesungguhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku pernah menyaksikan 'kehebatan' mereka; ditempa&lt;br /&gt;ujian fisik, cuaca yang tak tertebak, hama yang&lt;br /&gt;terkirim tanpa isyarat sebelumnya, atau kegetiran&lt;br /&gt;gagal panen yang bisa melenyapkan mimpi mereka tentang&lt;br /&gt;hasil yang melimpah. Tepatnya ketika dua bulan &lt;br /&gt;aku sublim dalam kehidupan dusun Kebon Agung, &lt;br /&gt;Desa Lajer, Kecamatan Penawangan, Grobogan. &lt;br /&gt;Dua bulan yang berharga bukan karena aku&lt;br /&gt;dapet nilai b-plus untuk matakuliah KKN, tapi berharga&lt;br /&gt;karena aku menemukan banyak hal di situ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salahsatunya tentang etos kerja...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap menjelang musim penghujan, ladang-ladang telah&lt;br /&gt;disiapkan. Tanah-tanah digemburkan, ilalang kering&lt;br /&gt;dibersihkan, pokoknya siap untuk masa tanam&lt;br /&gt;berikutnya. Agustus 1996, Kebon Agung bersiap untuk&lt;br /&gt;menanam kacang kedele.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku ikut larut dalam kegembiraan menyiapkan ladang.&lt;br /&gt;Benih sudah dibeli dari pasar kabupaten, dan tongkat kayu&lt;br /&gt;untuk membuat lobang pada tanah, telah siaga untuk&lt;br /&gt;segera digunakan. Dengan kecekatan yang telah terbiasa,&lt;br /&gt;para warga mulai melubangi tanah dengan kayu sebesar&lt;br /&gt;kepalan tangan yang pada bagian ujungnya telah&lt;br /&gt;ditajamkan. Pesta 'nyulur' pun baru saja dimulai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada satu hal yang membuat aku terkesima, yaitu pada&lt;br /&gt;setiap benih yang mereka masukkan ke dalam setiap lubang&lt;br /&gt;tanaman, selalu diikuti dengan sholawat nabi. Jarak&lt;br /&gt;antar lubang yang teratur, menjadi hitungan seberapa&lt;br /&gt;banyak sholawat yang mereka kumandangkan. Setiap biji&lt;br /&gt;kedelai adalah serupa biji tasbih, setiap hentakan&lt;br /&gt;kayu adalah kumandang 'amin' atas doa dan salam&lt;br /&gt;kesejahteraan kepada nabi yang dirindukan untuk suatu&lt;br /&gt;saat kelak dapat ditemui dan meminta syafaatnya&lt;br /&gt;di hari perhitungan nanti. Setiap lubang adalah bukti&lt;br /&gt;kecintaan mereka terhadap Sang Pemberi Arah Hidup,&lt;br /&gt;terhadap utusanNya, dan terhadap anugrah-anugrah hidup&lt;br /&gt;yang telah mereka sebelumnya. Setiap shalawat adalah&lt;br /&gt;juga harapan akan kehidupan yang lebih baik 'di sana',&lt;br /&gt;setidaknya juga harapan meraih hasil panenan yang baik&lt;br /&gt;dan berkah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka terbiasa bekerja dan meraih hasil sesuai dengan&lt;br /&gt;kewajaran kerja. Secara kuantitas pekerjaan mereka&lt;br /&gt;lebih berat dari seorang akuntan, lawyer, komisaris, &lt;br /&gt;bankir, konsultan pajak, dan lain-lain.&lt;br /&gt;Hasil yang mereka dapatkan pun, berbanding lurus&lt;br /&gt;dengan kewajaran usaha yang mereka lakukan.&lt;br /&gt;Kebersahajaan mereka membuat aku cemburu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;April 1997, delapan bulan setelah aku usai KKN, aku dateng lagi ke&lt;br /&gt;Kebon Agung. Ternyata hasil panen tidak seperti yang&lt;br /&gt;diimpikan. Hama jamur putih dan insect sejenis&lt;br /&gt;kupu-kupu membuat rusak tanaman mereka. Apa yang&lt;br /&gt;mereka tuai, sedikit saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam hari sebelum aku meninggalkan (lagi) mereka, dalam obrolan&lt;br /&gt;di meja makan di bawah temaram lampu minyak, aku&lt;br /&gt;mendengar kalimat-kalimat penuh senyum dari&lt;br /&gt;wajah-wajah lugu mereka: "bisa saja benih itu tidak&lt;br /&gt;kita tuai buahnya di dunia ini, tapi siapa tau, shalawat&lt;br /&gt;yang kita kumandangkan pada setiap lubang, akan&lt;br /&gt;menjadi buah manis di kehidupan kelak.."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba, seolah aku ingin membuat jutaan lubang di&lt;br /&gt;ladang hatiku, dan menanaminya dengan butiran shalawat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada setiap lubang !&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10825104-5355182356528946314?l=kauselaludihatiku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kauselaludihatiku.blogspot.com/feeds/5355182356528946314/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10825104&amp;postID=5355182356528946314' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10825104/posts/default/5355182356528946314'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10825104/posts/default/5355182356528946314'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kauselaludihatiku.blogspot.com/2010/05/in-every-single-hole.html' title='in every single hole'/><author><name>jeppe</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00327387583460342550</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_BAPHsbgFfNI/S_JFdDTovTI/AAAAAAAAAA0/WBX3lQjlS4Y/S220/foto+profil+jepe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10825104.post-5407622970082363416</id><published>2009-08-28T10:36:00.001+07:00</published><updated>2009-08-28T16:32:50.499+07:00</updated><title type='text'>6th anniversary</title><content type='html'>Bukan ucapan "Ayo sahur, Bi" yang membangunkanku dini hari tadi, melainkan "Selamat ulang tahun pernikahan, Sayang..", sembari lembut ummi mengecup hangat keningku. Meski agak berat kelopak mata membuka, namun aku membalasnya dengan senyum dan jawaban setulusnya, "Selamat ulang tahun, Sayang...".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, hari ini, 28 Agustus 2009, adalah ulang tahun keenam hari pernikahan kami. Belum bisa dibilang sebuah perjalanan yang sudah panjang memang, tapi tetaplah sesuatu yang harus kami syukuri dan banggakan. Tapi tak juga harus membuat kami lengah, karena di depan, ujian hidup dan batu sandungan tak pernah sepi menghadang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih terbayang enam tahun lalu, kami menikah dengan segala keterbatasan. Membangun serpihan kebahagiaan, di tengah suasana duka ditinggal ibunda ummi tercinta. Kami lebih percaya, pernikahan ini lebih banyak karena 'campur tangan' Sang maha Kuasa. Selebihnya, hanya niat kuat kami menjalani sisa usia dengan sungguh-sungguh menjadi pasangan suami-istri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lalu kami menjalani hari-hari itu hingga hari ini...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti apa pernikahan yang kami inginkan? Seperti Baginda Muhammad dengan Siti Khadijah? Atau seperti yang mulia Ali r.a dengan wanita terpelihara Fatimah Azzahra? Ah, betapa jauh jaraknya kualitas pernikahan kami dengan dua tauladan mulia ini. Tapi setidaknya, kami ingin sekuat tenaga merujuk pada pasangan-pasangan pilihan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami percaya, pernikahan akan selalu menghadapi ujian, juga mendapat keberhasilan sebagai hadiah indahnya. Betapa banyak pasangan yang berhasil melalui ini yang membuat kami iri. Lihat pasangan Ferrasta "Pepeng" Subardi dan Mbak Tami. Menikah duapuluh lima tahun, tetap optimis dan riang meski harus berjuang menghadapi penyakit langka multiple sclerosis (MS). Betapa anak-anaknya bangga melihat kedua orangtuanya selalu seperti pasangan pengantin baru. Lihat juga pasangan selebritis Sophan Sophiaan dan Widyawati. Hanya maut yang memisahkan cita kuat mereka. Atau, lihat juga pasangan Alm. Nita Tilana dan Rully Amanda. Meski pernikahan mereka tak berusia berbilang  masa yang panjang, namun mereka telah menunjukkan bukti kuatnya kesetiaan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, apakah pernikahan yang berhasil harus diuji seberat itu? Jika aku boleh merengek padaNya di Bulan Ramadhan yang mulia ini, tentu aku ingin berhasil dalam pernikahan tanpa menghadapi ujian sehebat itu. Dan jika Alloh berkehendak memanjangkan usia kami, aku tentu ingin menghabiskannya hanya dalam satu pernikahan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebab aku sudah sedemikian percaya pada janjiNya, bahwa kelak Ia akan membuka surga dengan berbagai gerbang, lalu apa salahnya jika aku bermimpi memasukinya melalui pernikahan ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yaa Rabb, hari ini kami sungguh-sungguh berdoa dan berharap, tak ada yang lebih kami inginkan melalui pernikahan ini, melainkan kelak diperkenankan menikmati surga kekalMu...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10825104-5407622970082363416?l=kauselaludihatiku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kauselaludihatiku.blogspot.com/feeds/5407622970082363416/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10825104&amp;postID=5407622970082363416' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10825104/posts/default/5407622970082363416'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10825104/posts/default/5407622970082363416'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kauselaludihatiku.blogspot.com/2009/08/6th-anniversary.html' title='6th anniversary'/><author><name>jeppe</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00327387583460342550</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_BAPHsbgFfNI/S_JFdDTovTI/AAAAAAAAAA0/WBX3lQjlS4Y/S220/foto+profil+jepe.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10825104.post-7484481679044191697</id><published>2009-02-09T13:24:00.000+07:00</published><updated>2009-02-09T15:20:02.282+07:00</updated><title type='text'>memberi</title><content type='html'>Jumat petang, senja remang, langit tak jingga, tapi kelabu tertutup gelayut mendung. Awan yang berarak berat, bersiap mencurahkan beban uap airnya. Sesaat kemudian, Cipinang basah dikirim dingin hujan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bengkel sepeda tetap riuh meski hujan. Beberapa mekanik dan pengunjung terlihat sibuk dengan sepedanya, tak ada yang terusik hujan. Barangkali tak semua menyadari, seorang lelaki tampak menuntun sepeda MTB 24" dengan bungkusan dagangan di bagasi depan, kuyup memasuki halaman bengkel. Ia tampak bingung mencari mekanik, atau pemilik bengkel. Beberapa saat tak ada yang menanggapi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang teman yang sedang menunggu hujan reda di bengkel, berinisiatif bertanya kepada lelaki yang sepertinya berasal dari papua itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ada perlu apa, Pak?"&lt;br /&gt;"Mau tambal ban, Mas. Sepeda saya bocor", jawab lelaki itu, sambil menunjuk speda tuanya"&lt;br /&gt;"Sebentar ya, Pak. Maaf ini lagi pada sibuk semua, ditunggu aja", temanku mencoba membuat lelaki itu tak gusar menunggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"De, entar kalo dah kelar, tolongin bapak itu dulu", temanku kemudian meminta Ade, mekanik bengkel itu untuk segera melayani lelaki itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Siap, boss. bentar nih dah kelar, tinggal motong sisa kabel FD", kata Ade sang mekanik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ade kemudian bergegas meninggalkan Specialized coklat itu, untuk segera menambal ban bocor sebuah sepeda tua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ban bocor kemudian dibongkar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Wah Pak, ini ban dalemnya udah harus ganti, ban luarnya juga. kalo ban luar gak ganti, ini tetep aja bikin ban dalam gampang bocor" Kata Ade ke lelaki tua itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Berapa ya Mas kalo ganti semua?" lelaki itu agak gugup bertanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"35 ribu Pak, saya kasih ban yang bagusan"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lelaki itu itu terhenyak, sambil mebuka dompet lusuhnya yang basah kehujanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Wah, uang saya gak cukup, Mas. Ganti ban dalamnya aja ya. kalo bisa yang murah aja" ucapnya kemudian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ade kemudian bergegas ke gudang mengambil ban dalam baru, langkahnya diikuti temanku. Kemudian teman saya berbisik di telinga Ade. Ade terlihat memberi isyarat mengiyakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Gudang, Ade membawa ban dalam dan luar baru, kemudian memasangkannya di sepeda tua itu. Lelaki itu, buru-buru mencegah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mas, saya cuma minta ganti ban dalamnya aja.."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"gak apa-apa Pak, yang nyuruh bapak itu" kata Ade sambil menunjuk teman saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lelaki itu meoleh ke teman saya, kemudian menghampiri dan menyalami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Makasih Mas, tapi saya tadi gak minta kan ya, Mas?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teman saya tersenyum, dan menjawab "Gak apa-apa pak, Bapak kan perlu sepedanya buat kerja"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepeda tua itu itu kini punya ban baru. Lelaki itu terlihat bahagia, tapi juga sedikit sungkan kepada temanku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mas, saya pamit dulu, terima kasih sekali, semoga Mas bertambah rejekinya"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Temanku hanya tersenyum, tak menjawab apa-apa. Kemudian lelaki itu pergi, dan saya memandanginya hingga lenyap di tikungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sore itu, aku tidak cemburu dengan Sepeda KHS DJ yang temanku dapatkan. Tapi aku sangat cemburu dengan ban sepeda yang ia berikan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan, terima kasih, aku memiliki seorang teman seperti dia....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10825104-7484481679044191697?l=kauselaludihatiku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kauselaludihatiku.blogspot.com/feeds/7484481679044191697/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10825104&amp;postID=7484481679044191697' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10825104/posts/default/7484481679044191697'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10825104/posts/default/7484481679044191697'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kauselaludihatiku.blogspot.com/2009/02/memberi.html' title='memberi'/><author><name>jeppe</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00327387583460342550</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_BAPHsbgFfNI/S_JFdDTovTI/AAAAAAAAAA0/WBX3lQjlS4Y/S220/foto+profil+jepe.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10825104.post-3856688158195457133</id><published>2007-12-17T12:45:00.003+07:00</published><updated>2010-06-08T14:40:01.247+07:00</updated><title type='text'>puisi menemani belajar</title><content type='html'>pada saat menemani anakku belajar membaca;&lt;br /&gt;"b..u, bu, l.. a, la, n... bulan"&lt;br /&gt;tiba-tiba purnama bercahaya,&lt;br /&gt;di bulat paras&lt;br /&gt;wajahnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pada saat menemani anakku belajar berhitung;&lt;br /&gt;"1.., 2.., 3.., 4...."&lt;br /&gt;satu persatu bintang di angkasa dipetiknya,&lt;br /&gt;dan disematkan, hingga berpendaran &lt;br /&gt;memenuhi ruang &lt;br /&gt;dadanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pada saat menemani anakku belajar menggambar pelangi;&lt;br /&gt;berpuluh warna digoreskannya&lt;br /&gt;di tembok rumah kami,&lt;br /&gt;sehingga tak kupercayai lagi&lt;br /&gt;bianglala hanya tujuh warna saja&lt;br /&gt;mejikuhibiniu&lt;br /&gt;seperti kata buku-buku&lt;br /&gt;(dan di ujung pelangi anakku menggambar bidadari,&lt;br /&gt;"ini ummiku.." ujarnya berseri-seri)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---&lt;br /&gt;buat rana, anakku sayang&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10825104-3856688158195457133?l=kauselaludihatiku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kauselaludihatiku.blogspot.com/feeds/3856688158195457133/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10825104&amp;postID=3856688158195457133' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10825104/posts/default/3856688158195457133'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10825104/posts/default/3856688158195457133'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kauselaludihatiku.blogspot.com/2007/12/puisi-menemani-belajar.html' title='puisi menemani belajar'/><author><name>jeppe</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00327387583460342550</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_BAPHsbgFfNI/S_JFdDTovTI/AAAAAAAAAA0/WBX3lQjlS4Y/S220/foto+profil+jepe.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10825104.post-8499664911899351586</id><published>2007-12-13T17:40:00.000+07:00</published><updated>2007-12-13T17:55:45.483+07:00</updated><title type='text'>malaikat</title><content type='html'>desember adalah bulan kelahiran ibu. ibu yang sangat aku cintai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;inget di suatu desember, duduk berdua dengan ibu di bangku panjang sebuah ruang kantor pegadaian. sambil menunggu juru taksir menghargai kalung kesayangan ibu, aku berbisik ke daun telinga ibu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"jika Alloh menciptakan malaikat berwujud manusia, itu pasti ibu"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"salah, nak". kata ibu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"itu pasti kamu". ucapnya penuh kelembutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kemudian, beberapa lembar rupiah yang aku terima dari hasil ibu menggadaikan kalung di kantor pegadaian itu, tak ingin satu rupiah pun aku sia-siakan. hatiku semakin kuat untuk segera menyelesaikan skripsi. dan di halaman pertama, pasti, kutuliskan persembahan buat ibu!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;setiap desember, cintaku selau bertambah tebal buat ibu!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10825104-8499664911899351586?l=kauselaludihatiku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kauselaludihatiku.blogspot.com/feeds/8499664911899351586/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10825104&amp;postID=8499664911899351586' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10825104/posts/default/8499664911899351586'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10825104/posts/default/8499664911899351586'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kauselaludihatiku.blogspot.com/2007/12/malaikat.html' title='malaikat'/><author><name>jeppe</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00327387583460342550</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_BAPHsbgFfNI/S_JFdDTovTI/AAAAAAAAAA0/WBX3lQjlS4Y/S220/foto+profil+jepe.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10825104.post-7129241802064848503</id><published>2007-12-04T15:46:00.000+07:00</published><updated>2007-12-05T19:09:36.048+07:00</updated><title type='text'>kasur koran</title><content type='html'>hari sabtu terakhir di bulan september, ada acara &lt;em&gt;off air&lt;/em&gt; dan &lt;em&gt;on air&lt;/em&gt; di MU Cafe sarinah. rame. pengunjungnya pasti bisa ditebak berasal dari latar belakang ekonomi apa. wangi, &lt;em&gt;fashioned&lt;/em&gt;, dan tentunya tak ada yang terlihat tak ceria.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;nyaris tengah malam, acara baru usai. satu persatu pengunjung mulai beranjak pergi. menyisakan gelas-gelas soft drink yang tak sepenuhnya habis. beberapa hidangan makanan juga bersisa. stage tak lagi memainkan lagu &lt;em&gt;top 40&lt;/em&gt;. hanya beberapa &lt;em&gt;captain&lt;/em&gt; dan anak buahnya sibuk membersihkan meja-meja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku juga letih. beberapa saat berkemas, kemudian meninggalkan cafe bernuansa merah itu. escalator pendek sudah berhenti berputar, tapi ruas thamrin masih saja padat tersiram lampu kendaraan. jakarta bener-bener memanjakan mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tapi saat itu pula, wajah lain jakarta yang getir dan murung terlihat di pelupuk mata. di ujung eskalator, seorang anak lelaki usia belasan, memangku adik perempuannya. dinyanyikannya lagu anak-anak sembari mengusap rambut merah adiknya. selembar koran kemudian digelar untuk mengantar kantuk adiknya. gelas kertas bekas minuman dari restoran fast food ternama, berisi beberapa keping rupiah saja, teronggok sepi di samping mereka. samar aku mendengar sang kakak berbisik di telinga adiknya, "tidur neng, abang jagain kalo ada yang gangguin".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sepanjang jalan pulang menuju rumah, bayangan kedua anak itu tak bisa hilang dari pelupuk mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak gadisku, Rana namanya-dua tahun usianya, suka sekali bermain rumah-rumahan sepulang aku kerja. di balik kain batik yang dibentangkan menjadi serupa tenda, aku selalu mengajaknya berdoa, "semoga teman-teman Rana di luar sana, yang tak punya rumah, yang tidur beralas koran, yang sedang sakit, lapar, atau menangis karena tak ada susu; mereka dianugerahi rejeki, perlindungan, dan kehangatan oleh Awwoh.. &lt;em&gt;(Rana belum fasih benar menyebut nama Tuhannya). &lt;/em&gt;di penghujung doa, Rana selalu mengucap &lt;em&gt;amin&lt;/em&gt; dengan nyaring sambil mengusap wajah lucunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan selalu sebelum ia tidur, Rana menitipkan harapan kepada Abinya; "nanti Nana mau jadi doktel, nanti Nana sembuhin temen Nana.."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;semoga, kisah dua anak dengan kasur koran yang aku ceritakan, menjernihkan mata hatinya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10825104-7129241802064848503?l=kauselaludihatiku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kauselaludihatiku.blogspot.com/feeds/7129241802064848503/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10825104&amp;postID=7129241802064848503' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10825104/posts/default/7129241802064848503'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10825104/posts/default/7129241802064848503'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kauselaludihatiku.blogspot.com/2007/12/kasur-koran.html' title='kasur koran'/><author><name>jeppe</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00327387583460342550</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_BAPHsbgFfNI/S_JFdDTovTI/AAAAAAAAAA0/WBX3lQjlS4Y/S220/foto+profil+jepe.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10825104.post-1732778537879428823</id><published>2005-07-23T14:07:00.001+07:00</published><updated>2009-10-06T15:56:24.329+07:00</updated><title type='text'>si jago, jumat siang ia pergi, jumat siang ia kembali</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp0.blogger.com/_BAPHsbgFfNI/R1UkL_0ueJI/AAAAAAAAAAM/Sge3_y73j_U/s1600-h/DSCF0030.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp0.blogger.com/_BAPHsbgFfNI/R1UkL_0ueJI/AAAAAAAAAAM/Sge3_y73j_U/s320/DSCF0030.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5140054338243033234" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Seusai mengirim doa-doa singkat, dan belum juga aku beranjak dari masjid teduh ini, sebaris SMS muncul dari layar HP yang baru diaktifkan; "Bi, tadi ketika saat sholat Jumat, sepeda bmx kita ada yang ngambil. ini salah Ummi, gerbangnya lupa dikunci..." Aku lemas. terbayang Si Jago, sepeda bmx kesayangan kami. Ia kini lenyap. ia mungkin berharga tak seberapa bagi yang lain, tapi bagi kami, ia adalah bagian dari denyut hari-hari kami. Si Jago, bmx silver itu, mencatat banyak kenangan di tahun-tahun pertama pernikahan kami. Betapa ia setia menemani aku malam-malam menjemput Ummi turun dari metromini di halte kelurahan. Atau setiap minggu pagi, ummi selalu duduk menyamping di palang besi bmx itu, sementara aku mengayuh sambil menyandarkan dagu di ubun-ubun ummi. Kami sering berboncengan di tengah tatapan mata tetangga yang meyaksikan dunia kanak-kanak kami. Ah, kami mungkin tak bisa melakukan keriangan itu lagi dengan si jago. Diam-diam, di beranda mesjid, sesuatu yang hangat dan bening, aku tahan untuk tidak jatuh meleleh dari dua bola mataku. Aku nyaris menangis untuk si jago !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SMS kedua datang; "Bi, tadi Anggi, Ojak, dan teman-temannya, udah nyari-nyari. tapi gak ketemu. kayaknya kita harus ikhlas..." . Perlahan aku semakin kehilangan bayangan si jago. Bayangan sepeda yang setia mengantar mencari makanan saat ummi nyidam ini itu. Terbayang pula sepeda yang mengantar ke lapangan sepakbola; juga bayangan sepeda yang dengan bangga seringkali aku ajak kayuh ke tempat kerja. Ah Jago, kenapa kamu pergi? aku masih terdiam. Hanya sebaris SMS balasan aku kirimkan; "Ummi, semoga kelak kita dapat gantinya, yang lebih baik. Mungkin si pengambil perlu untuk antar koran..." Sebelum benar-benar meninggalkan beranda mesjid, sebaris doa aku kirimkan; "Jago, semoga kau memberi kebahagiaan bagi yang lain. Amiin.."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jumat siang, hampir dua tahun setelah Si Jago pergi...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di beranda mesjid yang sama, sebaris SMS mampir sesaat setelah alcatel tua diaktifkan. "Bi, ini orang Rodalink kirim sepedanya. Polygon Astroz bukan yang Abi pesan?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillaah. Sepeda impian sudah datang! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini, aku mulai aktif lagi bersepeda; ke kantor, ke warung, atau menikmati akhir pekan. Kepergian Si Jago, mengajarkan kami lebih tentang arti memiliki. Dan setiap mengendarai astroz ini, nikmatnya tiada terhingga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap Jumat, dan hari-hari lainnya, aku selalu percaya, Dia akan menjawab doa-doa kita !&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10825104-1732778537879428823?l=kauselaludihatiku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kauselaludihatiku.blogspot.com/feeds/1732778537879428823/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10825104&amp;postID=1732778537879428823' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10825104/posts/default/1732778537879428823'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10825104/posts/default/1732778537879428823'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kauselaludihatiku.blogspot.com/2005/07/jumat-si-jago-lenyap.html' title='si jago, jumat siang ia pergi, jumat siang ia kembali'/><author><name>jeppe</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00327387583460342550</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_BAPHsbgFfNI/S_JFdDTovTI/AAAAAAAAAA0/WBX3lQjlS4Y/S220/foto+profil+jepe.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_BAPHsbgFfNI/R1UkL_0ueJI/AAAAAAAAAAM/Sge3_y73j_U/s72-c/DSCF0030.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10825104.post-112148565201761431</id><published>2005-07-16T10:27:00.000+07:00</published><updated>2007-06-05T16:37:22.293+07:00</updated><title type='text'>yang terhormat</title><content type='html'>kemarin, nyaris tengah malam, iseng nonton live talkshow di sebuah tv swasta tentang rencana kenaikan gaji dan tunjangan anggota dewan yang terhormat.&lt;em&gt; amboi&lt;/em&gt;, fantastis juga ternyata (kalo jadi) angka kenaikannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku jadi teringat banyak hal, juga banyak orang yang nota bene diwakili anggota dewan yang terhormat itu. pertama yang teringat, adalah tulang-tulang iga yang menyembul dari dada bayi-bayi yang terkena busung lapar, kemudian para tkw yang ternistakan jauh di luar negeri sana, kemudian berkelebat pula bayangan para guru-polisi-tentara-perawat-penjaga lintasan kereta-atau hansip yang tetap menunjukkan dedikasi terbaiknya meski gaji mereka jauh dibawah anggota dewan sekarang (apalagi jika gaji anggota dewan itu jadi naik). teringat pula daerah kering kerontang di gunung kidul, wonogiri, pacitan, grobogan, dan banyak daerah lainnya yang lebih membutuhkan bantuan. lalu terlintas gambaran suram para pengangguran, ancaman putus sekolah, biaya pendidikan yang tak lagi masuk akal, bbm langka, atau para koruptor yang selalu saja bisa terbebas dari jerat hukum. berikutnya, menyusul terbayang pedagang kaki lima dipukuli aparat, pemulung menggendong mayat anaknya, sesak dan hiruk penumpang krl yang akhirnya betabrakan dan memakan banyak korban jiwa. lalu untuk 'prestasi' itu semuakah gaji anggota dewan harus naik sekarang juga?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;rasanya, belum banyak yang bisa diperbuat bapak/ibu penghuni gedung parlemen yang terhormat itu. dan rasanya pula, sungguh, mereka tak mewakili siapa pun di negeri ini. kecuali diri mereka sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;terlebih pada saat mereka meminta naik gaji !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;----&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;(jadi teringat kata-kata shishio makoto, musuh besar kenshin 'battoshai' himura dalam animasi 'samurai-x' : "...untuk menjadi orang orang besar, kau harus merasa bahwa kepentinganmu selalu berada di atas kepentingan orang lain !"...)&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10825104-112148565201761431?l=kauselaludihatiku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kauselaludihatiku.blogspot.com/feeds/112148565201761431/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10825104&amp;postID=112148565201761431' title='7 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10825104/posts/default/112148565201761431'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10825104/posts/default/112148565201761431'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kauselaludihatiku.blogspot.com/2005/07/yang-terhormat.html' title='yang terhormat'/><author><name>jeppe</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00327387583460342550</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_BAPHsbgFfNI/S_JFdDTovTI/AAAAAAAAAA0/WBX3lQjlS4Y/S220/foto+profil+jepe.jpg'/></author><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10825104.post-112011372972429720</id><published>2005-06-30T13:21:00.000+07:00</published><updated>2005-07-07T12:46:17.350+07:00</updated><title type='text'>jika nanti kaya-raya</title><content type='html'>&lt;em&gt;"...Si Anu yang kaya---punya mobil, rumah, dan dana simpanan yang melimpah---sekarang punya istri empat. Nah kalo elo Pe, kalo misal elo nanti kaya, kepikir gak sih lo punya istri lebih dari satu ?...", &lt;/em&gt;sore itu di kantin, sambil menikmati secangkir kopi hitam, seorang sahabat menantangku dengan sebuah pertanyaan dahsyat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kaya, lalu punya istri banyak ? punya kelebihan sisi ekonomi, terus poligami ? susah memang menjawabnya. sama halnya dengan pertanyaan; "kalo nanti punya jabatan, akan korupsikah kita?". menjawab tidak, toh belum tentu kita mampu menahan godaan pada posisi semenarik itu (kaya dan punya jabatan), tapi jika memilih iya, sekarang aja kita udah sebel ngelihat koruptor yang sok suci, atau kurang sreg memandang mereka yang berpoligami dengan berbagai alibi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lantas, yang pertamakali yang terlintas dari pertanyaan sahabat kita itu, adalah wajah lucu Rana--bidadari mungilku--dan ibunya. terbayang pesona luar biasa dari keduanya, membuatku tak terpikir untuk menduakan, atau melukai cinta mereka meski--jika kelak suatu saat--aku ditakdirkan menjadi 'seorang pejabat dan kaya'. hmm..., semoga saja pikiran ini tetap begitu hingga kapan pun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sore itu, di sebuah kantin dengan secangkir kopi nyaris dingin dan tersisa setengah, pertanyaan seorang sahabat mengelitik otakku. jika memang kelak kaya raya, aku bisa bertahan gak ya dari godaan seperti yang ditanyakan sahabatku itu? ataukah, sudah saja aku tak perlu jadi orang kaya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ah, boro-boro mikir bisa jadi kaya, kopi sore ini aja masih belum jelas siapa yang akan membayarnya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;(tak berhasil menemukan jawaban, aku ingin segera pulang ke rumah saja; kembali ke pelukan Ummi, dan mengecup lembut pipi gendut anakku)&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10825104-112011372972429720?l=kauselaludihatiku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kauselaludihatiku.blogspot.com/feeds/112011372972429720/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10825104&amp;postID=112011372972429720' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10825104/posts/default/112011372972429720'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10825104/posts/default/112011372972429720'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kauselaludihatiku.blogspot.com/2005/06/jika-nanti-kaya-raya.html' title='jika nanti kaya-raya'/><author><name>jeppe</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00327387583460342550</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_BAPHsbgFfNI/S_JFdDTovTI/AAAAAAAAAA0/WBX3lQjlS4Y/S220/foto+profil+jepe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10825104.post-111242398142134478</id><published>2005-04-02T13:34:00.000+07:00</published><updated>2005-04-02T13:44:17.723+07:00</updated><title type='text'>Indonesia, seperti apa kau melihatnya ?</title><content type='html'>&lt;em&gt;&lt;&lt;a href="mailto:kauselaludihatiku@yahoo.com"&gt;kauselaludihatiku@yahoo.com&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&gt;wrote&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Topan,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mungkin kabar-kabar duka negeri ini sudah sampai ke telingamu jerman sana; tsunami, gempa hebat, angin puting beliung, nusa tenggara terancam kelaparan, harga bahan bakar minyak naik melesat, parlemen yang tawuran, bukit tumpukan sampah yang longsor dan menewaskan banyak orang. semua sudah kau dengar kan ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lalu, jauh dari sana, seperti apa yang kau lihat negeri ini ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jeppe&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;----&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;&lt;a href="mailto:addzariat@yahoo.com"&gt;addzariat@yahoo.com&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&gt;wrote&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;gue denger bos... denger....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mungkin Tuhan sedang sayang-sayangnya sama mereka....&lt;br /&gt;jadi gue berusaha mencoba menyelaraskan perspektif gue dengan ketetapan Tuhan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kadang gue harus mencoba berpikir sambil jungkir balik (berpikir terbalik) biar otak gue bisa menerima keagunganNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;semoga Tuhan juga mau mengerti mengapa gue melihat rasa sayang "Beliau" dengan air mata...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;topan&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10825104-111242398142134478?l=kauselaludihatiku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kauselaludihatiku.blogspot.com/feeds/111242398142134478/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10825104&amp;postID=111242398142134478' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10825104/posts/default/111242398142134478'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10825104/posts/default/111242398142134478'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kauselaludihatiku.blogspot.com/2005/04/indonesia-seperti-apa-kau-melihatnya.html' title='Indonesia, seperti apa kau melihatnya ?'/><author><name>jeppe</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00327387583460342550</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_BAPHsbgFfNI/S_JFdDTovTI/AAAAAAAAAA0/WBX3lQjlS4Y/S220/foto+profil+jepe.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10825104.post-111235874722792552</id><published>2005-04-01T18:53:00.000+07:00</published><updated>2005-04-02T13:53:03.070+07:00</updated><title type='text'>ibu</title><content type='html'>&lt;em&gt;"...ribuan kilo, jalan yang kau tempuh, lewati rintang; untuk aku anakmu..."&lt;/em&gt; *)&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;jika memasuki hitungan bulan ke-tujuh, beberapa orang tua di kampung halaman istriku menyarankan agar diadakan syukuran dan doa untuk jabang bayi yang dikandungnya. maklumlah, &lt;em&gt;Ummi&lt;/em&gt; berasal dari lingkungan yang kental dengan suasana pesantren tradisional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kemudian, dari jauh hari, aku merencanakan acara itu, sekalian pula dengan acara peringatan dua tahun wafatnya ibu mertua. beberapa hal yang sangat penting segera disiapkan; tiket dipesan sebulan sebelum dari hari H yang telah ditetapkan; beberapa kerabat yang bisa membantu memasak, telah dihubungi; juga ijin cuti kantor untuk beberapa hari&lt;em&gt;. kendal tinggal menunggu kami, di penghujung maret ini...&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Ibuku, calon nenek dari calon anak kami, juga tak lupa dikabari. aku bisa merasakan senyum dan binar mata ibu, saat percakapan di telepon untuk menyampaikan kabar ini. &lt;em&gt;ibu pasti datang, &lt;/em&gt;katanya, menjanjikan, meski berkali-kali pula ibu menanyakan tanggal acara untuk sekedar membuatnya tak kelupaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sore yang dijanjikan telah tiba. aku menunggu di depan bangunan pabrik gula cepiring yang telah lama cerobongnya tak lagi mengepulkan asap penggilingan tebu. &lt;em&gt;ibu pergi sendiri, berangkat dari cirebon jam 12 siang&lt;/em&gt;, demikian kabar terakhir yang kami dapat dari ibu. aku dan &lt;em&gt;Ummi&lt;/em&gt; berharap cemas menantinya. selang beberapa lama, sebuah bis antar kota-antar provinsi melambatkan lajunya, dan berhenti tepat di depan gerbang pabrik. &lt;em&gt;itu ibu !&lt;/em&gt; wanita berusia nyaris diambang senja itu&lt;em&gt; &lt;/em&gt;tertatih turun dari bis&lt;em&gt;. &lt;/em&gt;di tangan kanan-kirinya ia menjinjing tas dan bungkusan penganan buah tangan. kerudung kuning gading ibu berkibar, sesekali menghalangi wajah keriputnya yang terlihat letih. &lt;em&gt;ibu datang !&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;ah&lt;/em&gt;, ibuku, calon nenek calon anakku, menempuh beratus kilo jarak siang itu. ia juga yang rela menempuh beribu kilo jarak sepanjang umurku. ia rela melewati penat, terik matahari, dan himpitan-himpitan yang menderanya. ibuku yang tulus melakukan hal-hal terbaik dalam hidupku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sore itu, beratus kilo jarak yang ditempuhnya, hanyalah sejengkal dari panjang bentangan cinta yang dimilikinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ijinkan aku mengatakan; aku sangat mencintai ibu !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;----&lt;br /&gt;*) &lt;em&gt;lirik lagu "Ibu" karya Iwan Fals dari album "1910"&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10825104-111235874722792552?l=kauselaludihatiku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kauselaludihatiku.blogspot.com/feeds/111235874722792552/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10825104&amp;postID=111235874722792552' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10825104/posts/default/111235874722792552'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10825104/posts/default/111235874722792552'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kauselaludihatiku.blogspot.com/2005/04/ibu.html' title='ibu'/><author><name>jeppe</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00327387583460342550</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_BAPHsbgFfNI/S_JFdDTovTI/AAAAAAAAAA0/WBX3lQjlS4Y/S220/foto+profil+jepe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10825104.post-111078018177880546</id><published>2005-03-14T12:48:00.000+07:00</published><updated>2005-03-14T19:13:49.760+07:00</updated><title type='text'>masih ada yang lapar</title><content type='html'>&lt;em&gt;...8 dari 16 kabupaten/kota di ntt, terancam krisis pangan...&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;katanya, kemarau lebih dulu singgah di sana. sudah lama curah hujan begitu rendah, sehingga ilalang meradang, bulir-bulir padi mengempis, umbi dan ketela tak lagi bisa diharapkan. dan baru saja kulihat di halaman muka sebuah surat kabar terkemuka; foto rumah kayu beratap seng, tanah tandus kerontang, dan siang yang benderang karena terik matahari di nusa tenggara sana. gambar itu, mengabarkan kepadaku, tentang kedukaan, tentang ancaman kelaparan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pagi ini, di meja kerja, beberapa potong &lt;em&gt;butter croissant&lt;/em&gt;, sedikitpun tak membuatku berselera...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10825104-111078018177880546?l=kauselaludihatiku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kauselaludihatiku.blogspot.com/feeds/111078018177880546/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10825104&amp;postID=111078018177880546' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10825104/posts/default/111078018177880546'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10825104/posts/default/111078018177880546'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kauselaludihatiku.blogspot.com/2005/03/masih-ada-yang-lapar.html' title='masih ada yang lapar'/><author><name>jeppe</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00327387583460342550</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_BAPHsbgFfNI/S_JFdDTovTI/AAAAAAAAAA0/WBX3lQjlS4Y/S220/foto+profil+jepe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10825104.post-111046081333837340</id><published>2005-03-11T20:11:00.000+07:00</published><updated>2005-03-14T19:17:30.190+07:00</updated><title type='text'>in memoriam; ibu.</title><content type='html'>bangsal itu cuma kelas dua. dengan tiga tempat tidur yang masing-masing hanya dipisahkan selembar tirai kain. jika salah satu pasien mengerang kesakitan, tentulah akan terdengar oleh pasien lain dalam bangsal tersebut. tapi mau apa, tak ada pilihan lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sudah lewat dua puluh hari ibu tergolek lemah di ranjang perawatan. berjuang melawan kanker rahim stadium tiga yang menyerangnya. kami sudah lupa mencatat, berapa botol infus bergantian menyuplai makanan ke tubuh ibu. kami sudah tak ingat, berapa butir tablet, berapa labu darah, atau berapa kantung kateter yang ibu habiskan. dan ibu tak pernah berhenti berjuang. yang kami ingat, bibir ibu tak pernah berhenti menyebutNya. yang tak akan pernah kami lupa, ibu selalu mengingatkan kami untuk segera sholat atau makan. ibu masih berusaha sekuat tenaga memperhatikan orang-orang disekelilingnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bergantian kami menjaga ibu; menyuapi, menyeka butiran keringat di keningnya, atau mengubah posisi tidur jika ibu sudah merasa pegal. kami tau, ibu selalu mencoba menyembunyikan apa yang ia rasakan. sekuntum senyum selalu terhias di bibir keriputnya. dan setiap rintihan, selalu ibu suarakan dengan dzikir padaNya. selalu begitu. dari hari ke hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pagi itu, 11 maret 2003, terasa lebih dingin dari hari sebelumya, mungkin karena sisa hujan semalam. namun ibu terlihat lebih cantik dan berseri (ibu sempat meminta rambut berubannya disisir rapi). lalu seperti biasa, kami pamit untuk segera berangkat kerja. dan seperti biasa pula, ibu berbisik di telinga kami; &lt;em&gt;ayo berangkat, nanti kalian kesiangan&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;@ ruang meeting, jam 10.25 wib &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;ada telpon untukku di ekstensi 1244. penting, katanya. aku bergegas keluar, ada kecamuk luar biasa di dada. &lt;em&gt;mungkinkah ibu&lt;/em&gt;?. agak gugup dan gemetar aku menerima gagang telpon.&lt;br /&gt;&lt;em&gt;:: halo...&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;= halo, pak bambang? saya hani, teman kantornya widuri. ibunya widuri tadi wafat jam 10 seperempat. sekarang widuri masih di sini, nanti kami ke rumahsakit. nunggu widuri siuman dulu...&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tiba-tiba, dunia seperti kehilangan seluruh warnanya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hari ini, dua tahun yang lalu, ibu benar-benar pergi. kepergian terakhir tanpa kami ada di dekatnya. hari ini, kami mengenangnya dengan sebaris doa yang kami kirimkan meski jauh dari pusaranya. doa yang dikirim dengan kerinduan luar biasa akan kehadirannya di rumah kami. memimpikan sepasang tangan hangatnya, mengelus lembut calon cucunya, yang tengah bersemayam di rahim putri tercintanya; yang sekarang menjadi istriku !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Ummi, tanah merah basah itu sudah lama mengering, seperti juga air mata kita. tapi aku yakin, ibu selalu ada di tengah-tengah kita. &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;seperti saat-saat di bangsal kelas dua...&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10825104-111046081333837340?l=kauselaludihatiku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kauselaludihatiku.blogspot.com/feeds/111046081333837340/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10825104&amp;postID=111046081333837340' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10825104/posts/default/111046081333837340'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10825104/posts/default/111046081333837340'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kauselaludihatiku.blogspot.com/2005/03/in-memoriam-ibu.html' title='in memoriam; ibu.'/><author><name>jeppe</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00327387583460342550</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_BAPHsbgFfNI/S_JFdDTovTI/AAAAAAAAAA0/WBX3lQjlS4Y/S220/foto+profil+jepe.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10825104.post-111037107689236871</id><published>2005-03-09T17:36:00.000+07:00</published><updated>2005-03-10T12:31:59.340+07:00</updated><title type='text'>cinta juga yang memanggil mereka melaut...</title><content type='html'>sadeng. pantai dengan dermaga kecil tempat sandar kapal-kapal penangkap ikan. terletak di di ujung selatan kabupaten gunung kidul. tak terlalu ramai memang. dan untuk mencapai tempat ini, aku harus melewati perjalanan panjang dengan tanjakan serta turunan curam, juga beberapa rute lurus diapit rindang pepohonan, selebihnya, jalan sempit berkelok menembus hutan dan padang perdu ilalang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sambutan pertama di tempat ini; adalah hiruk tempat pelelangan ikan, beberapa warung menawarkan kelapa muda segar, dan, tentunya, bau amis ikan. sepoi angin maret yang kering dan bergaram, semakin menegaskan aroma pantai. &lt;em&gt;bukankah ini yang kau cari, pengembara?&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;aku tak sabar segera ingin mendekat ke dermaga. terlihat ada beberapa kapal kayu yang menambatkan sauhnya setelah pulang melaut. beberapa laki-laki kekar dengan kulit legam terbakar, tampak cekatan memilih-milih hasil tangkapan; cucut, kerapu, baronang, bahkan pari hantu. &lt;em&gt;sepertinya tak terlalu melimpah&lt;/em&gt;. sebagian nelayan yang lain, tampak memeriksa jala ikan. beberapa bagian yang robek, ditandai dengan tali rapia merah untuk segera diperbaiki. meski terlihat guratan letih, mereka mengerjakannya dengan riang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;seorang lelaki dengan rambut keperakan di kepalanya, sibuk melipat layar. kemudian ia mengikatkan lipatannya pada tiang layar. sebatang rokok kretek mengepul di mulutnya. dengan hati-hati, aku loncat dari dermaga menuju kapal itu. mendekatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;:: nuwun sewu, hasilnya banyak pak?&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;= nggih lumayan, nak. sekarang memang bukan musim ikan sih. tapi, alkamdulillaah, rejeki kami masih ada.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;:: memang biasanya dapet banyak gitu pak?&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;= ya kalo lagi musim ikan, kami bisa dapet lima sampai sepuluh kali lipat dari ini. yang penting untuk hari ini kami masih bisa bawa ikan.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;:: tapi gak sebanding sama capeknya ya pak? (aih, bodoh sekali pertanyaan ini!)&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;= lho, ya ndak begitu nak. kami kan pergi melaut tidak tau hasilnya nanti seperti apa. kalo masalah capek, kerja ya memang pasti capek toh, nak. yang penting kita ikhtiar. toh, bukan kami yang menanam benih ikan di laut; bukan kami pula yang menyediakan mereka jutaan makanan; angin yang membantu kami, bukan kami pula yang menggerakkan. jadi untuk apa mengutuk hasil tangkapan? semua sudah ada yang atur. jadi, jangan sekali-kali mengutuk hasil tangkapan, meski itu sedikit. yang pasti harus selalu disyukuri. Gusti Allah ingkang maringi sedhoyo kok...&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;aku terkisap. seolah-olah, selain angin laut, sepertinya ada sesuatu yang menampar-namparku. &lt;em&gt;ucapan bapak nelayan tadi ! &lt;/em&gt;lihatlah, betapa bersahajanya mereka. betapa sangat santunnya mereka terhadap kehidupan dan rejeki yang menghidupi mereka. padahal, untuk mendapatkannya, mereka harus bersiap mengarungi gelombang yang senantiasa kapan saja bisa mengantarkan mereka ke pintu maut. mereka harus mengusung terik matahari di ubun-ubun mereka, cerdik menerka cuaca, atau membaca isyarat bintang sebagai panduan arah pulang. sebuah pekerjaan yang teramat berat, namun pada saat hasil yang didapatkan tak seberapa, mereka tak mengeluh; terlebih mengutuknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;ah, kita yang di sini, yang punya kemudahan dalam mendapat rejeki, kerap kali tak memiliki kebersahajaan dan kesantunan mereka. meski kita tak harus pergi melaut, meniti hempasan ombak, atau terbakar terik matahari; kita sering pongah dan tak merasa puas dengan yang kita dapatkan.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;seringkali kita kehilangan cinta dalam bekerja. tidak seperti mereka, sebab cinta pula yang selalu memanggil mereka untuk pergi melaut...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10825104-111037107689236871?l=kauselaludihatiku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kauselaludihatiku.blogspot.com/feeds/111037107689236871/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10825104&amp;postID=111037107689236871' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10825104/posts/default/111037107689236871'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10825104/posts/default/111037107689236871'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kauselaludihatiku.blogspot.com/2005/03/cinta-juga-yang-memanggil-mereka.html' title='cinta juga yang memanggil mereka melaut...'/><author><name>jeppe</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00327387583460342550</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_BAPHsbgFfNI/S_JFdDTovTI/AAAAAAAAAA0/WBX3lQjlS4Y/S220/foto+profil+jepe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10825104.post-110966093955700941</id><published>2005-03-02T05:15:00.000+07:00</published><updated>2005-03-01T19:19:32.840+07:00</updated><title type='text'>dua jam sebelum bbm naik</title><content type='html'>&lt;em&gt;Cinta, tunggu Ummi di halte, seperti biasa. sekarang baru jalan dari acacia.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;sebaris kabar terbaca di layar &lt;em&gt;alcatel&lt;/em&gt; tuaku. sebuah permintaan yang aku tak bosan memenuhinya. terbayang, seorang perempuan bekerudung tengah mengandung, pulang malam-malam, dengan menggendong tas punggung dan bungkusan lain di tangannya. &lt;em&gt;ia pasti teramat letih dan penat setelah seharian bekerja&lt;/em&gt;. terbayang guratan wajah menahan kantuk itu, &lt;em&gt;Ummiku&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sepasang remaja, saling bergelayut manja di halte itu. aku berusaha tak mengusik mereka dengan mengambil jarak yang agak jauh, paling tidak, agar tak terdengar apa yang mereka obrolkan. halte ini sudah lama tak berlampu. remang.  gerimis tipis jatuh, meski sebentar namun sanggup memberi rasa sejuk. &lt;em&gt;sudah jam sembilan malam lewat sepuluh, mungkin sebentar lagi Ummi datang.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;sambil menunggu&lt;em&gt;,&lt;/em&gt; aku mengamati ruas jalan. membunuh waktu dengan mencoba menghitung volume kendaraan dalam tiap satu menit. &lt;em&gt;fantastis !&lt;/em&gt; aku mencatatnya rata-rata mencapai 65 kendaraan roda empat dan angka lebih banyak untuk sepeda motor per menitnya. terbayang jakarta yang luas ini. ini baru ruas soegiono, tepi jakarta timur pula. dan jika kita mau menghitungnya, bayangkan, berapa kendaraan yang beroperasi di jakarta ini, berapa pula jumlah bahan bakar yang dikonsumsi per harinya ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku terhenyak. &lt;em&gt;sudah jam sepuluh malam&lt;/em&gt;. dua jam lagi petinggi negeri ini bersiap menaikkan harga bahan bakar minyak. berita tadi pagi di koran mengabarkan, bahwa besok, atau kelak entah kapan, masyarakat akan turun ke jalan jika rencana ini benar-benar diwujudkan. aku juga merasakan kekhawatiran yang sama; tentang harga-harga yang ikut melambung, tentang penyimpangan dana kompensasi subsidi, tentang semakin berkurangnya sumberdaya minyak dan gas bumi, tentang pemutihan utang pelaku bisnis curang, dan tentang-tentang lainnya. &lt;em&gt;hidup tak akan lebih mudah dari hari sebelumnya.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dua jam sebelum bbm naik, aku tak mengantri di spbu (&lt;em&gt;untuk apa? yang kami miliki hanya sepeda bmx saja&lt;/em&gt;),  melainkan menunggu di halte gelap ini. menunggu seseorang yang menjadi 'sumber semangat tak berkesudahan'ku. seorang pasangan jiwa yang mampu merawat optimisme dalam hidupku. seseorang yang membuat aku merasa kuat melewati hidup, sekeras apapun keadaannya, sesulit apapun rintangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;malam ini, aku tak sedang menunggu bbm dengan harga baru. aku hanya menunggu Ummiku !&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10825104-110966093955700941?l=kauselaludihatiku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kauselaludihatiku.blogspot.com/feeds/110966093955700941/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10825104&amp;postID=110966093955700941' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10825104/posts/default/110966093955700941'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10825104/posts/default/110966093955700941'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kauselaludihatiku.blogspot.com/2005/03/dua-jam-sebelum-bbm-naik.html' title='dua jam sebelum bbm naik'/><author><name>jeppe</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00327387583460342550</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_BAPHsbgFfNI/S_JFdDTovTI/AAAAAAAAAA0/WBX3lQjlS4Y/S220/foto+profil+jepe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10825104.post-110887067347406486</id><published>2005-02-21T10:05:00.000+07:00</published><updated>2005-04-08T10:40:28.490+07:00</updated><title type='text'>semoga ia cuma becanda</title><content type='html'>&lt;em&gt;ada kabar tak enak dari jerman...&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;minggu dinihari, sebaris sms kukirim untuk seorang sahabat karib; &lt;em&gt;boss&lt;/em&gt;, &lt;em&gt;apa kabar? sudah lama kau tak kirimi aku email, kenapa?. &lt;/em&gt;hmm&lt;em&gt;, &lt;/em&gt;ia mungkin sedang menghirup kopi hitam kesukaannya, jauh di sana, di tanah bangsa aria. dan di sini, sambil menunggu balasan, aku memandangi wajah damai istriku; &lt;em&gt;segeralah terlelap Ummi, setelah kita tadi berbasah-basahan kehujanan seusai check up dari rumah sakit&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;balasan itu datang. &lt;em&gt;baru saja kukirim imel untukmu, baca saja&lt;/em&gt;. kuputuskan segera tidur, dan menunggu pagi untuk membaca kabar darinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kabar macam apa ini? kau tidak sedang becanda kan? ayolah, bicara serius, meski kita memang sering membuat lelucon. tapi, jika ini memang lelucon, aku akan sengit berteriak 'ini gak lucu, sama sekali gak lucu!'. (aku berharap kau memang sedang melucu, meski aku benci mendengarnya, dan tak berselera untuk tertawa sedikit pun).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;oke, memang terlampau sulit membangun sebuah keluarga yang berjarak antar benua. aku bisa merasakannya, kawan. tapi aku sama sekali tak percaya, bahwa kau kekurangan cinta untuk merekatkannya. terlebih kalian memiliki buah hati yang sedang lucu-lucunya. bisa jadi pula, aku mungkin tak tau keadaan sesungguhnya, tapi, yang kutau, aku ingin kalian tetap bersama, dan bahagia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kawan, jauh di sini, di indonesia, aku berdoa, semoga kalian mampu melewati ini semua, dan tetap bersama.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10825104-110887067347406486?l=kauselaludihatiku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kauselaludihatiku.blogspot.com/feeds/110887067347406486/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10825104&amp;postID=110887067347406486' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10825104/posts/default/110887067347406486'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10825104/posts/default/110887067347406486'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kauselaludihatiku.blogspot.com/2005/02/semoga-ia-cuma-becanda.html' title='semoga ia cuma becanda'/><author><name>jeppe</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00327387583460342550</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_BAPHsbgFfNI/S_JFdDTovTI/AAAAAAAAAA0/WBX3lQjlS4Y/S220/foto+profil+jepe.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10825104.post-110873023854393743</id><published>2005-02-18T19:07:00.000+07:00</published><updated>2005-04-05T11:46:00.463+07:00</updated><title type='text'>futsal vs training</title><content type='html'>&lt;em&gt;jumat malam, ditantang ngadu futsal di senayan...&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;jangan menampik tawaran menarik ini ! kapan lagi bisa bersenang-senang sambil menyalurkan hobi yang udah ditekuni sejak dari masih pake seragam merah putih? ayo, siapkan sepatu &lt;em&gt;lotto&lt;/em&gt; item khusus futsal, celana kolor dengan bordiran logo barcelona, dan kaos kutung &lt;em&gt;umbro &lt;/em&gt;yang dibeliin Ummi di tanggerang. &lt;em&gt;uhuy&lt;/em&gt;, riang benar hari ini berangkat kerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tiba di kantor, langsung naro 'perlengkapan perang' di laci meja kerja. kerjaan harus dikebut neh, biar semua kelar sebelum malam. tapi belum apa-apa, tiba-tiba telpon di ekstensi 1449 berdering, &lt;em&gt;siapa pula sepagi ini udah telpon? &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;:: halo... (&lt;/em&gt;seramah mungkin aku menyapa)&lt;br /&gt;&lt;em&gt;= wah, panjang umur. jeppe, ini lilik.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;waduh, asisten si boss neh, ada apa ya?&lt;br /&gt;= &lt;em&gt;hari ini orang nickelodeon singapore jadi datang, ngedadak emang. dia mau kasih kamu training grafis dan id corporate promonya mereka. entar jam satu, kamu sama romy ke mtv, di wisma aldiron. acaranya dimulai jam dua. okey?&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;:: jadi emang mbak? saya pikir yang dibilangin kemaren itu cuma becanda... (&lt;/em&gt;setengah gak percaya aku bertanya. sebenernya aku udah tau kabar ini dari kemaren, cuma belum tau jadi apa enggaknya.)&lt;br /&gt;&lt;em&gt;= mosok becanda sih, pe? ya udah, entar abis jumatan siap-siap ya? mobil udah dipesenin di car pool, tinggal pake aja.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;klik. aku masih terkesima, di seberang dia sudah menutup pembicaraan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;nickelodeon? training? jam dua? aldiron&lt;/em&gt;? waduh, jam berapa selesai ya? bisa gagal neh rencana maen futsal di senayan. tapi training dari nickelodeon juga bukan sesuatu yang tidak meyenangkan. &lt;em&gt;ah, semoga kelar sebelum maghrib&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;----&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;gary namanya, terlihat begitu funky. orang inggris ini supervisor nickelodeon untuk wilayah asia pasifik. banyak ilmu yang bisa diambil (tepatnya dicuri) dari dia. gila, compositingnya keren-keren. meski grafis 3d-nya gak terlalu aneh-aneh, tapi idup banget. sound effect sama music-nya juga entertaining banget. orang bule emang kerjanya asik, jelas, dan beraturan. dari tahap ngangkat ide, storyboard, sampe eksekusi begitu detil dan nyambung. pelajaran mahal nih !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sesi tanya jawab, beberapa potong brownies, kaleng-kaleng diet cola, dan terbahak karena beberapa promo yang nyleneh, mengantar kami ke pukul enam sore. cepat sekali waktu. &lt;em&gt;di luar, jakarta pasti sedang macet-macetnya.&lt;/em&gt; pelan-pelan mulai gelisah, &lt;em&gt;bisa gak jadi ikut futsal neh.&lt;/em&gt; badan juga udah agak cape. belum di perjalanan pasti terjebak macet. kalo pun tetep mau maen, harus ngambil sepatu dan perlengkapan lain di kantor. wuih, pulogadung tak cukup dekat dari pancoran nih. terus dari kantor balik ke senayan, pasti bikin tua di jalan. kebayang kan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;ah, senayan, aku mungkin tak bisa datang malam ini...&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10825104-110873023854393743?l=kauselaludihatiku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kauselaludihatiku.blogspot.com/feeds/110873023854393743/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10825104&amp;postID=110873023854393743' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10825104/posts/default/110873023854393743'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10825104/posts/default/110873023854393743'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kauselaludihatiku.blogspot.com/2005/02/futsal-vs-training.html' title='futsal vs training'/><author><name>jeppe</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00327387583460342550</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_BAPHsbgFfNI/S_JFdDTovTI/AAAAAAAAAA0/WBX3lQjlS4Y/S220/foto+profil+jepe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10825104.post-110861920582174027</id><published>2005-02-18T03:10:00.000+07:00</published><updated>2005-02-21T15:29:37.926+07:00</updated><title type='text'>calcio, grazie dio !</title><content type='html'>sudah hari kamis lagi. cepet betul pergantian hari. sebagian ilmuwan bilang, ini efek dari tragedi tsunami 26 desember kemarin; dimana bumi semakin mampat, sehingga rotasi bumi semakin cepat. jika benar, apa daya kita terhadap fenomena alam seperti ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kembali ke hari kamis, hari menyenangkan buatku, sebab jadwal pertandingan serie-a sudah dikirim dari italia. &lt;em&gt;jangan lupa, promo-nya harus segera naik mulai besok pagi. agency pasti gak mau iklannya di-pre emption gara-gara kita telat naekin promo tag on mereka. jangan lupa pula berselancar di soccernet.com buat cari info preview pertandingan pekan ini&lt;/em&gt;. sibuk memang, tapi menyenangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;inter milan belum terkalahkan hingga pekan ke-26; dino zoff dan fabrizio miccoli bersiap menuai kemenangan berikutnya...&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;menyenangkan bukan? mengerjakan sesuatu yang bener-bener aku cintai; promo sepakbola. suatu jenis olahraga yang memikatku bahkan sejak sebelum aku duduk di bangku sekolah dasar. permainan yang sempat membuat aku begitu tergila-gila mengidolakan robberto baggio dan yusuf bachtiar. sebuah hobi yang menyeretku untuk pernah memiliki cita-cita menjadi pemain persib bandung, dan pernah pula malang-melintang menjadi pemain bola bayaran antar kampung (&lt;em&gt;terimakasih Tuhan, untuk bakat ajaib ini, yang bisa menghiburku juga penonton, meski olahraga ini pula yang membuat kakiku cedera parah pada usia 21 tahun&lt;/em&gt;).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;udah hari kamis lagi, promo sudah jadi. tinggal menunggu saat minggu pagi; bermain bola di lapangan pondok bambu, ditonton istri tercinta, dan calon bayi kami yang dikandungnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Tuhan, sekali lagi, terimakasih untuk banyak cinta yang aku dapatkan, dalam hidup ini.&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10825104-110861920582174027?l=kauselaludihatiku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kauselaludihatiku.blogspot.com/feeds/110861920582174027/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10825104&amp;postID=110861920582174027' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10825104/posts/default/110861920582174027'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10825104/posts/default/110861920582174027'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kauselaludihatiku.blogspot.com/2005/02/calcio-grazie-dio.html' title='calcio, grazie dio !'/><author><name>jeppe</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00327387583460342550</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_BAPHsbgFfNI/S_JFdDTovTI/AAAAAAAAAA0/WBX3lQjlS4Y/S220/foto+profil+jepe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10825104.post-110856541259337297</id><published>2005-02-16T21:32:00.000+07:00</published><updated>2005-02-18T10:21:31.926+07:00</updated><title type='text'>morning business</title><content type='html'>ada tiga hal yang paling aku sukai dari istriku di saat pagi hari, yaitu; lentik bulu matanya (yang masih selalu indah bahkan pada saat baru bangun tidur); teh melati hangat yang ia seduhkan di gelas favoritku (bergambar centauri lambang rasi bintang sagitarius); dan kesibukannya pagi-pagi di tempat ayu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ayu? ya, ayu, wanita setengah baya asal wonogiri yang biasa berjualan sayur di depan pos ronda erte nol tiga. istriku pasti selalu bergegas pagi-pagi untuk memburu dagangannya&lt;em&gt;. biar belum keburu layu&lt;/em&gt;, katanya, memberi alasan. beberapa potong tempe, satu-dua ikat kangkung segar, atau kerupuk udang &lt;em&gt;cap dua ikan&lt;/em&gt; selalu menjadi buruan utama istriku. dan seusai itu, sebelum berangkat kerja, ia masih menyempatkan memasak untukku. wanita yang hebat bukan ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;gak cuma belanja sayur yang biasa ia lakukan. bercengkerama dengan tetangga menjadi agenda harian di tempat ayu. di jaman teknologi seperti ini, rumpian di tempat ayu masih bertahan sebagai sumber informasi yang effektif. istriku jadi tau tentang gilang, balita putra tetangga, yang demam sehabis imunisasi; juga tentang rencana naek haji-nya ibu bidan; atau tentang tagihan listrik rumah bude yang membengkak karena petugas pln salah mencatat meteran . ah, istriku, sublim benar dengan para tetangga, suami mana yang tak bangga?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;setiap pagi, aku selalu terkesima oleh pesonanya. sungguh !&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10825104-110856541259337297?l=kauselaludihatiku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kauselaludihatiku.blogspot.com/feeds/110856541259337297/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10825104&amp;postID=110856541259337297' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10825104/posts/default/110856541259337297'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10825104/posts/default/110856541259337297'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kauselaludihatiku.blogspot.com/2005/02/morning-business.html' title='morning business'/><author><name>jeppe</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00327387583460342550</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_BAPHsbgFfNI/S_JFdDTovTI/AAAAAAAAAA0/WBX3lQjlS4Y/S220/foto+profil+jepe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10825104.post-110845690296333728</id><published>2005-02-15T15:16:00.000+07:00</published><updated>2005-02-18T10:23:55.293+07:00</updated><title type='text'>metromini</title><content type='html'>pagi tadi, seperti biasa, aku dan istriku berangkat kerja bersama. berjalan bersisian di bawah matahari yang beranjak meninggi, melewati gang-gang kecil dan ramah senyum tetangga, saling menautkan jemari sambil sesekali bercanda mengomentari apa aja yang ditemui. selamat pagi jakarta. riuhmu siap kami arungi lagi, hari ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;menyebrang ruas jalan kolonel soegiono-casablanca ,yang tak henti mengalirkan arus lalu lintas padat, jemari kami masih bertautan, seakan tak menyia-nyiakan setiap detik kesempatan. &lt;em&gt;sebentar lagi kami berpisah di sini&lt;/em&gt;. metromini lima dua, berjalan merayap dari kejauhan, istriku, seperti biasa pula, lembut mencium punggung tanganku. &lt;em&gt;ayo sayang, bersiap berangkat. jangan lupa bungkusan nasi juga telor ceplok bekal makan siangmu, dan kirimii aku kabar, meski hanya sebaris sms ke hp tuaku,&lt;/em&gt; aku membisik di salahsatu sisi kerudung rambutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;angkutan umum berwarna oranye itu berhenti. derit suara rem yang melengking, membuat istriku harus mengucap salam lebih keras, &lt;em&gt;assalamu'alaikum,&lt;/em&gt; ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;wa'alaikum salam,&lt;/em&gt; lirih kujawab salamnya&lt;em&gt;.&lt;/em&gt; dan metromini bergegas menuju kampung melayu, perlahan, seperti menahan sarat muatan; besarnya cinta kami setiap pagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;istriku, jika rejeki teranugerahkan lebih, aku ingin kau tak perlu berjejal di metromini setiap pagi. kan kuantar kau kemana saja, dalam desah hembusan pendingin udara, dan suara lembut boyz ii men mendendangkan '&lt;em&gt;till the end of the road'&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pagi ini, aku yakin Tuhan mendengar permintaan kita yang sama, yang kesekian kalinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amiin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jeppe&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10825104-110845690296333728?l=kauselaludihatiku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kauselaludihatiku.blogspot.com/feeds/110845690296333728/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10825104&amp;postID=110845690296333728' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10825104/posts/default/110845690296333728'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10825104/posts/default/110845690296333728'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kauselaludihatiku.blogspot.com/2005/02/metromini.html' title='metromini'/><author><name>jeppe</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00327387583460342550</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_BAPHsbgFfNI/S_JFdDTovTI/AAAAAAAAAA0/WBX3lQjlS4Y/S220/foto+profil+jepe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-10825104.post-110838678058501001</id><published>2005-02-14T20:02:00.001+07:00</published><updated>2009-11-09T10:27:25.231+07:00</updated><title type='text'>14 februari</title><content type='html'>mengapa hari ini harus identik dengan cinta, keping hati, atau semburat merah jambu ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hari ini, bangun pagi tak ada yang beda, seperti hari-hari yang lain biasanya. ada kecup lembut hangat di kening dari wanita yang kunikahi, ritual yang senantiasa dilakukannya, sebelum membangunkanku untuk segera menjadi imam shalat subuh di rumah  kami yang mungil. ada bisik lembut di gendang telinga; 'aku mencintaimu, Abi'. selalu begitu dari ke hari-ke hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sepanjang hari ini, 14 februari; aku tak mendengarnya mengucapkan 'happy valentine', karena kutahu, dan sangat jelas kurasakan, ia hanya berusaha menunjukkannya, sepanjang sisa hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bagi kami, setiap hari adalah 14 februari.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/10825104-110838678058501001?l=kauselaludihatiku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kauselaludihatiku.blogspot.com/feeds/110838678058501001/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=10825104&amp;postID=110838678058501001' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10825104/posts/default/110838678058501001'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/10825104/posts/default/110838678058501001'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kauselaludihatiku.blogspot.com/2005/02/14-februari.html' title='14 februari'/><author><name>jeppe</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00327387583460342550</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_BAPHsbgFfNI/S_JFdDTovTI/AAAAAAAAAA0/WBX3lQjlS4Y/S220/foto+profil+jepe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
